Postingan

Menampilkan postingan dari September 17, 2026

NELAYAN KERANG TANJUNGBALAI DAHULU DAN SEKARANG

Gambar
  NELAYAN PENCARI KERANG DI TANJUNG BALAI DAHULU DAN SEKARANG Dari Masa Kejayaan "Kota Kerang" Hingga Perjuangan Bertahan Hidup Ditulis oleh : Harunsyah Arsyad Tanjungbalai menyandang julukan "Kota Kerang" bukan karena seremoni, tapi karena keringat. Sejak lama, hidup warga kota ini menggantung di perairan muara (estuari) tempat bertemunya Muara Sungai Asahan dengan Selat Malaka . Di sanalah para nelayan tradisional tumbuh bersama lumpur dan pasang surut. Tapi potret nelayan kerang dulu dan sekarang, sudah sangat berbeda. Ibarat air laut, ada pasang ada surutnya. ERA 1980an - AWAL 2000an: MASA KEEMASAN Di masa ini, menjadi nelayan kerang itu profesi menjanjikan. Ekonomi baik. 1. Hasil Melimpah Ruah : Ekosistem muara masih perawan. Kerang, terutama kerang dagu (kerang batu) dan kerang bertabur di lumpur kuala di mana-mana. Nelayan tidak perlu ke tengah laut. Cukup tunggu air surut, pergi sedikit ke lapak, pulangnya sudah berkilo-kilo, bahkan bisa berkaleng-kaleng. 2....

KAITAN PENAMAAN WILAYAH PETISAH DENGAN LEGENDA PUTRI HIJAU

Gambar
  KAITAN PENAMAAN WILAYAH PETISAH DENGAN LEGENDA PUTRI HIJAU Ini kisah yang menyambung antara legenda, sungai Deli, dan jejak istana Kesultanan Deli.  Ditulis oleh : Harunsyah Arsyad Berakar dari Kerajaan Deli Tua di Benteng Putri Hijau Jauh sebelum Medan ada, pusat kerajaan ada di hulu Sungai Deli, di Desa Deli Tua sekarang (di Selatan Medan Johor). Ini bekas Kerajaan Aru / Deli Tua abad 13-16. Bentengnya bukan terbuat dari batu bata, tapi tanggul tanah raksasa setinggi 3-4 meter seluas 1500 x 400 meter, diperkuat parit dan rumpun bambu. Di sinilah hidup Putri Hijau , putri jelita yang legendaris berdarah Karo. Situs ini sampai sekarang masih ada Pancur Gading — pancuran mata air yang dipercaya tempat mandi pribadi sang Putri, airnya jernih, sejuk dan tidak pernah kering. PERANG BESAR: Deli Tua vs Kesultanan Aceh Kecantikan Putri Hijau terdengar sampai Aceh. Sultan Aceh datang melamar, tapi ditolak keras oleh dua abangnya: Mambang Yazid dan Mambang Khayali .  Penolakan ...