Postingan

Jembatan Sungai Silau Tanjungbalai Masa ke Masa

Gambar
Jembatan Sungai Silau Dari Masa ke Masa Memperhatikan titi silo masa kolonial di atas dibandingkan dengan kondisi sekarang seakan ia bercerita tentang masa lalu kota ini antara lain: Titi yg dibangun pada awal abad 20 itu (sekitar tahun 1920an) setelah Kota Tanjungbalai dijadikan sebagai Gementee berdasarkan Besluit G.G. tanggal 27 Juni 1917 dengan Stbl. 1917 Nomor 284. Hal ini sejalan dengan berdirinya perkebunan – perkebunan  di daerah Asahan dan Sumatera Timur, seperti :  H.A.P.M (Holland America Plantage Mascapij) kemudian setelah Indonesia merdeka menjadi Uni Royal dan akhirnya sekarang sudah diakuisisi oleh Grup Bakrie. Didirikan dengan nama Naamlooze Vennootschap Hollandsch Amerikaansche Plantage Maatschappij bertempat di Kisaran, Sumatera Utara sebagai perusahaan karet 1957    b erganti nama menjadi PT United States Rubber Sumatra Plantations (USRSP) setelah diakuisisi oleh Uniroyal Inc.  1965     USRSP dinasional...

Sungai Dua Tanjungbalai

Gambar
Sekilas Masa Silam Sunge Duo Tanjungbalai  Sunge Duo, begitu masyarakat Tanjungbalai menyebut kawasan ini. Sebuah kawasan yang terletak di Kecamatan Datuk Bandar Timur Kelurahan Bunga Tanjung di Barat Daya Tanjungbalai. Di Selatan Sunge Duo berbatasan langsung dengan Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan, di sebelah Barat dengan batas alam Sungai Semenanjung yang bermuara ke Sungai Silau. Di sebelah Utara nya berbatasan dengan Jalan Sudirman. Ke Timur nya berbatasan pula dengan Kelurahan Gading. Bila seorang tua yang lama meninggalkan Tanjungbalai kemudian sekarang datang. Pasti ia akan pangling melihat keadaan Sunge Duo sekarang. "Mano sunge tompat aku manunggu pakorang pakorang tu pulang, mano tompat unde kami tu mancuci baju di tangkahan dokat pokok nipah tu?". Mungkin seperti itulah pertanyaannya.  Sampai awal tahun 80an sebelum dilebarkannya Jalan Sudirman dan Jalan Abd. Rahman sampai Jalan Singosari Tanjungbalai, di Sunge Duo itu memang ada dua buah sung...

Asal Usul Nama S Dengki di Tanjungbalai

Asal Usul Nama S Dengki di Tanjungbala i S. Dengki adalah suatu wilayah Kelurahan di Kecamatan Tanjungbalai Utara. Wilayah ini terbentang mulai dari Betung Seroja dan Sungai Tualang Raso di Utara, Stasiun Kereta Api di Barat, jembatan Sungai Silau dan Pasar Monza di Selatan dan Sungai Asahan di Timur. Pemukiman di wilayah ini cukup padat penduduk dengan bangunan yang saling berhimpitan (bergandeng) terutama di daerah pesisir Sungai Asahan dan Sungai Tualang Raso (Sungai Kapias) yang mengitari wilayah ini. Itulah sebabnya wilayah ini sering mengalami musibah kebakaran terutama pada musim kemarau. Apalagi disaat angin berhembus sedikit kencang. Angin laut yang membawa pasang biasanya berhembus lebih kuat. Boleh dikatakan hampir setiap satu dekade (sepuluh tahunan) wilayah padat penduduk ini terkena bencana kebakaran. Terutama pada daerah pesisir itu dimana rumah rumah penduduk saling berdekatan juga sebagian masih berdinding papan itu. Sejak tanggal 13 Maret 1942 Jepang mengu...

Kisah Simardan dan Sekilas Perjalanan Terbentuknya Kesultanan Asahan

Gambar
     SI MARDAN Oleh : Drs. Harunsyah Arsyad, MAP Dahulu kala hiduplah seorang ibu bersama anak laki lakinya yg semata wayang. Mereka berdua tinggal disebuah gubuk kecil berdinding bambu berlantai kayu dan beratap jalinan daun nipah yg tersusun rapat lagi rapi. Gubuk kecil itu terletak di sebuah tepian teluk kecil pada sebuah sisi sungai besar dan berair dalam. Sungai besar itu mengalir dari daratan tinggi pulau Andalas (sekarang pulau Sumatera) berasal dari sebuah danau besar Tao Toba bermuara ke laut sebuah selat besar yang memisahkan pulau Andalas dan Tanah Semananjung (sekarang Malaysia). Sungai besar itu sehari hari disebut oleh si ibu Simardan "Aek Doras" dengan logat daerah hulu campuran (aksen bahasa antara logat masyarakat Batak dari gunung dengan masyarakat Melayu di pesisir). Sang ibu menamakan sungai besar itu dengan Aek Doras, karena arusnya sangat deras mengalir dari hulu di sebelah Barat Daya gub...